IDBanten.com – Kabar mengenai Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 kembali menjadi perhatian para pekerja di Indonesia. Pemerintah menyiapkan program BSU untuk sekitar 13,3 juta pekerja pada kuartal IV 2026.
Besaran bantuan yang disiapkan mencapai Rp900 ribu untuk setiap penerima, yang merupakan bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan, yakni Oktober, November dan Desember 2026.
Lantas, bagaimana cara mengecek apakah nama Anda termasuk penerima BSU 2026?
Pekerja dapat memantau informasi resmi melalui portal Bantuan Subsidi Upah Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di bsu.kemnaker.go.id. Namun, perlu diperhatikan bahwa sistem pengecekan khusus BSU 2026 masih dalam proses pembaruan sehingga status penerima belum tentu langsung muncul saat portal diakses.
Link Resmi Cek BSU 2026
Bagi pekerja yang ingin mendapatkan informasi mengenai BSU 2026, pastikan hanya menggunakan kanal resmi pemerintah.
Link resmi BSU Kemnaker:
bsu.kemnaker.go.id – Portal Resmi BSU Kemnaker
Portal tersebut menjadi salah satu rujukan utama untuk informasi dan pengecekan BSU dari Kementerian Ketenagakerjaan.
Pekerja sebaiknya tidak sembarangan mengklik tautan BSU yang beredar melalui WhatsApp, Facebook, TikTok, Telegram maupun media sosial lainnya.
Pasalnya, pemerintah sebelumnya telah mengingatkan masyarakat mengenai beredarnya informasi dan tautan palsu yang mengatasnamakan BSU. Kementerian Komunikasi dan Digital juga pernah mengklarifikasi adanya hoaks mengenai tautan pengecekan BSU 2026.
Cara Cek Penerima BSU 2026 Pakai NIK KTP
Jika sistem pengecekan BSU 2026 sudah diperbarui, pekerja dapat melakukan pengecekan melalui portal resmi Kemnaker.
Secara umum, langkah pengecekan yang digunakan pada program BSU sebelumnya adalah sebagai berikut:
- Buka situs bsu.kemnaker.go.id.
- Cari menu pengecekan penerima BSU.
- Masukkan NIK sesuai KTP.
- Isi kode keamanan atau CAPTCHA apabila diminta.
- Klik tombol Cek Status.
- Tunggu hingga sistem menampilkan informasi mengenai status kepesertaan.
Perlu dicatat, mekanisme tersebut mengacu pada pola pengecekan BSU sebelumnya. Untuk BSU 2026, pekerja tetap perlu mengikuti mekanisme terbaru apabila portal resmi telah diperbarui.
Jadi, apabila saat ini status BSU 2026 belum muncul, hal tersebut tidak otomatis berarti Anda bukan penerima.
BSU 2026 Dapat Berapa?
Pemerintah menyiapkan bantuan sebesar Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan.
Dengan demikian, total bantuan yang diterima setiap pekerja yang memenuhi ketentuan mencapai:
- Oktober 2026: Rp300.000
- November 2026: Rp300.000
- Desember 2026: Rp300.000
- Total: Rp900.000
BSU tersebut ditujukan kepada sekitar 13,3 juta pekerja dengan anggaran yang disiapkan pemerintah sekitar Rp12 triliun.
Siapa yang Berpeluang Mendapat BSU 2026?
Untuk ketentuan penerima BSU 2026, pekerja perlu menunggu aturan dan petunjuk teknis terbaru dari pemerintah.
Sebagai gambaran, ketentuan pada program sebelumnya antara lain mencakup pekerja yang:
- merupakan Warga Negara Indonesia;
- memiliki NIK;
- tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan dalam kategori Pekerja Penerima Upah;
- memiliki upah sesuai batas yang ditentukan pemerintah;
- bukan ASN;
- bukan anggota TNI;
- bukan anggota Polri.
Pada program sebelumnya, terdapat pula ketentuan terkait penerima program bantuan sosial lainnya.
Namun, ketentuan tersebut jangan langsung dianggap sebagai syarat final BSU 2026, karena pemerintah dapat menetapkan atau menyesuaikan kriteria melalui regulasi terbaru.
Sebagai dasar hukum program BSU, Kementerian Ketenagakerjaan memiliki Permenaker Nomor 5 Tahun 2025 yang mengubah ketentuan sebelumnya mengenai pedoman pemberian bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah bagi pekerja/buruh.
Bisa Cek BSU Lewat JMO?
Selain portal Kemnaker, pekerja juga dapat memantau informasi melalui ekosistem BPJS Ketenagakerjaan, termasuk aplikasi Jamsostek Mobile (JMO).
BPJS Ketenagakerjaan sendiri menyediakan kanal informasi mengenai Bantuan Subsidi Upah pada situs resminya.
Pekerja yang sudah memiliki akun JMO dapat mengecek apakah terdapat informasi BSU pada aplikasi tersebut apabila layanan pengecekan BSU 2026 telah tersedia.
Jangan Tergiur Link BSU Palsu
Meningkatnya pencarian informasi mengenai BSU biasanya juga diikuti munculnya tautan palsu di media sosial.
Karena itu, pekerja harus berhati-hati apabila menerima pesan yang mengatasnamakan BSU dan meminta:
- NIK;
- nomor rekening;
- PIN;
- password;
- kode OTP;
- foto KTP;
- atau data pribadi lainnya.
Jangan memasukkan data tersebut ke situs yang tidak jelas asal-usulnya.
Kementerian Komunikasi dan Digital sebelumnya juga telah mengklarifikasi hoaks mengenai tautan pengecekan BSU 2026 dan mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap informasi palsu yang mengatasnamakan program pemerintah.
BSU 2026 Kapan Cair?
Pemerintah telah menyiapkan BSU 2026 untuk periode Oktober hingga Desember 2026, dengan total bantuan Rp900 ribu bagi penerima yang memenuhi ketentuan.
Namun, tanggal pencairan secara pasti masih menunggu pengumuman dan mekanisme teknis resmi pemerintah. Karena itu, pekerja sebaiknya tidak mudah percaya pada informasi yang menyebut tanggal pencairan tertentu jika belum diumumkan melalui kanal resmi.
Kesimpulan
Bagi pekerja yang ingin mengetahui apakah berhak mendapatkan BSU 2026, langkah paling aman adalah memantau portal resmi Kemnaker dan kanal resmi BPJS Ketenagakerjaan.
Link resmi BSU Kemnaker:
bsu.kemnaker.go.id
Siapkan NIK KTP dan pastikan seluruh data yang dimasukkan hanya melalui situs atau aplikasi resmi.
Dengan nilai bantuan mencapai Rp900 ribu, informasi mengenai BSU 2026 diperkirakan masih akan menjadi perhatian pekerja dalam beberapa pekan ke depan. Karena itu, masyarakat disarankan rutin memantau pengumuman resmi pemerintah dan tidak terburu-buru mempercayai tautan yang beredar di media sosial.(red)